Dosa Melahirkan Perpecahan

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

والذين نفس محمد بيده: ما تواد اثنان في الله ففرق بينهما إلا بذنب يحدثه أحدهما

Demi Dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, tidaklah dua orang saling mencintai karena Allah lalu dipisahkan kecuali disebabkan dosa yang dilakukan oleh salah satu dari kedua orang tersebut” (HR. Ahmad dalam Musnad (9/259, no. 5357) dari jalur Ibnu ‘Umar dan Al-Bukhori dalam Al-Adab Al-Mufrod (hal. 208, no. 401) dari jalur Anas, dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani dengan beberapa jalur periwayatannya dalam As-Silsilah Ash-Shohihah (2/230). Al-Muzaniy berkata ketika mengomentari hadits ini: “jika kamu mendapati sikap kaku (kasar) dari saudaramu maka bartaubatlah kepada Alloh, karena kamu telah berbuat dosa, dan jika kamu mendapati rasa kasih sayang yang lebih darinya maka yang demikian itu karena ketaatan yang telah kamu lakukan, maka bersyukurlah kepada Alloh Ta’ala” (Faidhul-Qodir, 5/438).

Abu Hafsh bin Isa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *