Mutiara Faidah Al-‘Abbad -Hafizahullah-

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
ثُمَّ قَفَّى إِبْرَاهِيمُ مُنْطَلِقًا، فَتَبِعَتْهُ أُمُّ إِسْمَاعِيلَ فَقَالَتْ: يَا إِبْرَاهِيمُ، أَيْنَ تَذْهَبُ وَتَتْرُكُنَا بِهَذَا الوَادِي، الَّذِي لَيْسَ فِيهِ إِنْسٌ وَلاَ شَيْءٌ؟ فَقَالَتْ لَهُ ذَلِكَ مِرَارًا، وَجَعَلَ لاَ يَلْتَفِتُ إِلَيْهَا، فَقَالَتْ لَهُ: آللَّهُ الَّذِي أَمَرَكَ بِهَذَا؟ قَالَ: نَعَمْ، قَالَتْ: إِذَنْ لاَ يُضَيِّعُنَا، ثُمَّ رَجَعَتْ
“… kemudian Ibrahim beranjak pergi, lalu ibunya Ismail (Hajar) mengikutinya dan berkata: “wahai Ibrahim, kamu mau pergi kemana? kamu tinggalkan kami di lembah ini yang tidak ada manusia dan suatu apapun”. Dia (Hajar) berkata seperti itu berulang kali dan Ibrahim tidak menoleh kepadanya, lalu ia bertanya kepada Ibrahim: ” apakah Alloh memerintahkan hal ini kepadamu ?” Ibrahim menjawab: ” iya “, lalu ia berkata: ” jika demikian maka Alloh tidak akan menyia-nyiakan kami*”, kemudian ia kembali …”
(HR. Al-Bukhari no. 3364 hadits Ibnu ‘Abbas).

Al-‘Abbad berkata:
وفيه قوة إيمان هاجر ويقينها
“dalam hadits tersebut terdapat bagaimana kuatnya iman dan keyakinan Hajar (kepada Alloh)”.

Pelajaran malam Ahad 19 Rojab 1438.

Penulis berkata: pelajaran yang sangat luar biasa, seseorang yang benar-benar yakin dan beriman kepada Alloh, ketika menjalankan perintah syariat atau menjauhi larangan syariat tidak perlu khawatir akan kehilangan dunia, ketika anda menjalankan perintah syariat atau menjauhi larangan syariat, yakinlah bahwa Allah Ta’ala tidak meninggalkan hambanya yang taat dan tunduk kepada syariatNya begitu saja dan yakinlah dengan janji dan pertolongan Alloh ‘Azza wa Jalla.

Abu Hafsh bin Isa
Madinah 19 Rojab 1438.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *