Bolehkah Sedekah Dengan Niat Mendapat Rizki

Allah subhnahu wata’ala berfirman:
‏‏

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya:”Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (Ath Thalaq : 2,3)

Seorang misalnya dalam kondisi susah, ekonominya susah, kemudian dia ingin mendapatkan solusi dari problematika yang dia hadapi dan ingin mendapat rizki yang tidak disangka-sangka maka dia bertakwa kepada Allah, apakah ini boleh?
Boleh, karena Allah yang mengiming-imingi hal tersebut dalam alquran.
Misalnya, seorang yang bersedekah dalam rangka rizkinya ditambah oleh Allah, maka ini boleh namun yang perlu dingat adalah niat utamanya untuk Allah kemudian dia mendomlengkan niat mendapat rizki. Karena hal ini Allah yang menjanjikannya dalam Alquran, Allah subhanahu wata’ala berfirman:

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (al-Baqoroh: 268)

Disini Allah menyebutkan dua ganjaran untuk orang yang bersedekah:
1. Diampuni oleh Allah (ini ganjaran di akhirat)
2. Allah berikan fadhla/ tambahan (ini ganjaran di dunia.)

Contoh lain nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

داووا مرضاكم بالصدقة

“Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kamu dengan bersedekah.”
Ada orang bersedekah kemudian niatnya agar sembuh dari penyakit atau istrinya sakit agar sembuh dia bersedekah dengan niat tersebut, maka ini dibolehkan karena Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam yang suruh.
Yang dilarang adalah seorang beramal akhirat murni untuk dunia.
Allah subhanahu wata’ala berfirman:

فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ () وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Maka di antara manusia ada orang yang mendoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,” dan tiadalah baginya bagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang mendoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan perliharalah kami dari siksa neraka. (Al-baqoroh 200-201)
Tentu yang lebih sempurna adalah seorang beramal sholeh murni mendapatkan pahala akirat.

Wallahu ‘alam
Diambil dari ringkasan video yang disampaikan oleh ustadz DR. Firanda Andirja

https://www.youtube.com/watch?v=m61ZcbUESlo

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *