TPA Ar-Rahmah Muara Jawa

Minimnya pendidikan dan pengajaran ilmu Agama Islam yang didapatkan anak di sekolah formal sudah menjadi permasalahan umum bagi para orang tua maupun masyarakat Muslim secara keselurahan. Terbatasnya sarana dan waktu belajar Agama di sekolah menjadikan anak-anak terlambat mendapatkan pembinaan akhlak dan Al Quran. Padahal, pengaruh negatif yang sangat cepat berkembang dan menyebar dewasa ini dengan mudahnya merusak moral dan karakter anak. Dampaknya, anak akan kehilangan budi pekerti mulia, tokoh teladan, pengetahuan dasar-dasar agama yang benar, dan kecintaan terhadap Allah dan RAsulNya.

Salah satu upaya pencegahan yang diharapkan para orang tua dapat menekan timbulnya dampak negatif lebih besar adalah dengan mengikutsertakan putra-putrinya dalam kegiatan belajar di Masjid atau Musholla terdekat. Program belajar Agama yang biasa difasilitasi oleh lembaga masjid untuk anak dan remaja adalah Taman Pendidikan Al Quran atau TPA.

Alhamdulillah, kesadaran para orangtua untuk mengarahkan putra putrinya belajar Agama Islam di Masjid (TPA) di wilayah Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur sudah sangat baik. Terbukti, ada sekitar 30 santri usia SD yang aktif dan rutin belajar di TPA setiap sore hari yang dibimbing langsung secara intensif oleh Ustad Wahyudi, atau lebih akrab dengan panggilan Ustadz Usman.

Pelajaran agama yang diberikan cukup beragam dan mendalam contohnya, tidak sekedar berlatih membaca Iqro’ atau Al Quran, santri pun dibina untuk menghafal surat-surat pendek sedikit demi sedikit. Hasilnya, Alhamdulillah atas pertolongan Allah Ta’ala, sudah ada santri yang hafal juz 30, walaupun belum tuntas secara keseluruhan. Selain menghafal Al Qur’an, santri belajar mengenal percakapan dalam Bahasa Arab, kaidah-kaidah dasar bahasa Arab ringan, doa-doa harian, dan sebagainya.

Metode belajar yang digunakan di TPA Ar Rahmah cukup beragam. Santri belajar membaca Al Quran dengan metode Al Husna dan belajar menghafal surat-surat pendek dengan Talaqqi langsung bersama Ustadz Usman. Untuk menambah semangat berlomba-lomba dalam kebaikan, Ustadz Usman sering mengadakan lomba hafalan dan lomba pidato (ceramah). Bahkan sesekali, para santri diajak rihlah (jalan-jalan bersama) untuk memompa semangat yang mulai kendor. Seluruh kegiatan yang diadakan TPA Ar Rahmah mendapat respon positif dan menambah antusias santri maupun para orangtua.

Harapannya, TPA Ar Rahmah dapat lebih maksimal dalam memberikan fasilitas dan sarana belajar mengajar, agar semakin banyak santri yang semangat mengikuti program TPA secara konsisten dan mendapatkan banyak manfaat untuk kebaikan dunia akhirat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *