Taman Pendidikan Al-Qur’an Alu Tholib TPA ala ‘Nyantren’

Tidak seperti lazimnya program TPA di beberapa masjid yang sering kita jumpai, TPA binaan Ustadz Aswan bin Alwi ini memiliki keunikan tersendiri. Program belajar Al-Qur’an tidak terbatas hanya ba’da sholat ashar, namun para murid dapat lebih banyak memanfaatkan waktu menghafal di sela-sela suasana khusyuk sebelum atau sesudah sholat berjamaah lima waktu. Ciri khas para murid yang selalu berusaha menghidupkan kebiasaan berjamaah di masjid menumbuhkan kesan tersendiri bagi murid maupun jamaah masjid lainnya. Seolah sedang berada di pesantren, itulah yang mereka rasakan. Seluruh murid TPA berusaha dan belomba-lomba agar tidak melalaikan sholat berjamaah di masjid untuk mengambil kesempatan menghafal Al-Qur’an lebih banyak. Selain ba’da ashar, para santri dapat menyetorkan hafalannya ba’da shubuh. Keseriusan dan kesungguhan para santri menghafal membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Melalui tambahan waktu setoran setiap ba’da shubuh, peningkatan hafalan beberapa santri terlihat sangat signifikan. Hasil terbaik ditunjukkan oleh tujuh santri yang telah hafal satu juz dari surat Al-Baqoroh dan tidak ketinggalan pula sembilan santri lainnya yang sudah hafal setengah juz lebih dari surat yang sama. Untuk membuktikan kejujuran para santri dalam muroja’ah, setiap harinya sebelum tahsin dan tambah hafalan dites dengan sebuah pertanyaan ayat secara ‘zig zag’, bila sambungan ayatnya tidak benar maka belum diperbolehkan mengikuti tahsin maupun menambah hafalan. Padahal, sama seperti kebanyakan anak pada umumnya, santri binaan Da’i Yayasan PAS ini juga mengikuti sekolah formal di SD maupun SMP. Mereka mampu mengelola waktu belajar, bermain, mengaji, dan membantu orang tua di rumah mereka masing-masing dengan sangat disiplin. Sehingga mereka pun tidak melalaikan kewajiban di rumah maupun di sekolah. Prestasi mereka pun tidak ada yang mengecewakan. Sebagian diantara para santri ada yang meraih peringkat satu dan sebagian yang lain masuk sepuluh besar di kelas.

TPA Alu Tholib yang terletak di Kelurahan Tosiba, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara ini selain memiliki program hafalan, ada pula program Tahsinul Qiro’ah atau memperbagus bacaan Al-Qur’an yang dibimbing oleh istri Ustadz Aswan dengan metode Al-Husna. Tidak ketinggalan juga, Ustadz Aswan membina para santri untuk menghafal bacaan sholat dengan benar. Besar harapan Ustadz Aswan agar para santri selalu bersemangat dan tetap berjuang konsisten menjaga hafalan mereka dengan baik. Mereka pun selalu dimotifasi agar tidak lalai mengulang hafalan dan tidak pernah cepat puas dengan prestasi yang dicapai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *