Semangat yang Terus Menyala

Tidak seperti kebanyakan orang yang sudah lanjut usia, Bapak-bapak penduduk Desa Pagar Sari, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, membuang jauh-jauh rasa malu dalam diri mereka untuk menimba ilmu. Meskipun usia sudah sangat tua, mereka menyadari bahwa menuntut ilmu wajib bagi setiap Muslim hingga akhir hayat. Di samping itu, ilmu tidak akan diraih dengan rasa malu, sebagaimana ucapan para salaf :

لا ينال العلم مستحى و لا مستكبر

“Orang yang pemalu tidak akan meraih ilmu, demikian juga orang yang sombong.”

Mereka menyempatkan diri di tengah berbagai kesibukan untuk mempelajari al Quran. Ustadz Faqih Hamzah selaku dai Yayasan PAS Kabupaten Lahat, membimbing mereka secara langsung dengan sangat sungguh-sungguh. Bagi Ustadz Faqih, mengajarkan Al Quran kepada orang yang sudah berusia lanjut merupakan tantangan tersendiri. Bagaimanapun, keseriusan dan semangat mereka yang terus menyala membuat Ustad Faqih optimis bahwa merekapun bisa menguasai kaidah membaca Al Quran dengan baik dan benar. Meskipun lisan mereka sudah terasa berat melafalkan huruf-huruf dengan benar, ditambah daya tangkap yang lemah, sangat wajar bila diantara mereka ada yang masih terbata-bata dalam membacanya. Namun hal itu tidak sedikitpun membuat semangat mereka surut, karena membaca Al Quran akan mendatangkan pahala meskipun dengan terbata-bata. Berikut sabda Rasul shallallaahu alaihi wasallam:

عَنْ عَائِشَةَ رضى الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

“Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia yang senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dengan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala.” (HR Muslim)

Belajar Al Quran ini dilaksanakan setiap malam selasa dan malam rabu mulai ba’da maghrib sampai pukul 21.30 waktu setempat. Semoga Allah memudahkan langkah mereka mempelajari kalamullah dan selalu istiqomah dalam Islam.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *