Cahaya Itu Mulai Bersinar

Masyarakat desa Telangkah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah pada mulanya masih sangat jauh dari kegiatan keislaman. Pasalnya, Muslim di desa tersebut hanya berjumlah sekitar 50% dari seluruh penduduk yang ada. Minimya fasilitas dan sarana penunjang serta Da’i yang mengajak pada cahaya Islam masih sangat langka membuat syiar Islam disana semakin redup. Alhamdulillah, melalui binaan Da’i Yayasan PAS, Ustadz Muhammad Rifqi sudah merintis dakwah di desa tersebut secara perlahan selama kurang lebih satu tahun. Kini, cahaya Islam mulai bersinar. Para remaja dan anak-anak berkumpul dengan semangat penuh antusias mengikuti program Taman Pendidikan Al-Qur’an pertama yang beliau rintis dengan kegigihannya. Hingga saat ini, hampir 70 santri terdaftar sebagai murid TPA Riyadhus Sholihin yang secara langsung dibina satu persatu oleh Ustadz Rifqi. Awal mulanya mereka dikenalkan huruf hijaiyah, lalu perlahan bacaan Al-Qur’an. Alhamdulillah, atas pertolongan Allah, sudah ada 17 santri yang bisa membaca Al-Qur’an. Tak hanya memperkenalkan huruf hijaiyah, Ustadz Rifqi pun mengajarkan mereka tata cara sholat yang benar, menanamkan Aqidah yang lurus, Fiqh, Akhlaq dan Adab, serta tak ketinggalan pula pelajaran Bahasa Arab. Untuk mengefektifkan kegiatan belajar, Ustadz Rifqi membagi santrinya dalam beberapa kelompok belajar. Kelompok pertama memulai belajar pukul 14.00 WIB. Lalu kelompok berikutnya bergantian setiap satu jam hingga kelompok terakhir menjelang waktu Isya’. Kegiatan belajar Al-Qur’an ini dilaksanakan setiap hari. Ada pula kelompok santri yang belajar ba’da subuh di Masjid karena letak rumah mereka yang tidak begitu jauh. Selain bersemangat dalam menimba Ilmu Syar’i, para santri diberi kesempatan mengikuti perlombaan yang diadakan oleh Kemenag. Hasilnya, dari seluruh peserta kurang lebih berjumlah 2000 anak se-kabupaten Katingan, santri binaan Ustadz Rifqi memperoleh juara ketiga dalam manasik haji, Walillahi hamd.

Untuk memompa semangat semakin menggebu, para santri aktif pula mengikuti kegiatan latihan bela diri yang diadakan setiap Jum’at ba’da ashar. Latihan bela diri ini dipimpin langsung oleh salah satu anggota Brimob. Kabar gembira selanjutnya, para orang tua pun turut serta semangat dan antusias menimba Ilmu Syar’i dalam kajian rutin pembahasan ‘Hadits Arba’in’ setiap Jum’at ba’da Maghrib. Semoga Allah Ta’ala memudahkan langkah mereka semua dalam menuntut ilmu dan memberikan hidayah bagi saudara-saudara mereka yang belum beragama Islam. Aamiin…!

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *